|
|
|
|
Departemen Ilmu Penyakit DalamIlmu kedo Ilmu Penyakit Dalam adalah ilmu kedokteran yang menangani orang dewasa, meliputi penyakit-penyakit non-bedah, mencakup hampir seluruh tubuh manusia. Di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI)/ RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Departemen Ilmu Penyakit Dalam terdiri atas 12 divisi , yaitu Alergi Imunologi, Gastroenterologi, Geriatri, Ginjal Hipertensi, Hematologi Onkologi Medik, Hepatologi, Kardiologi, Metabolik Endokrin, Psikosomatik, Pulmonologi, Reumatologi, dan Tropik Infeksi. Sejarah Tahun 1950 merupakan tahun peralihan penyerahan kedaulatan dari pemerintah Belanda ke pemerintah Indonesia. Setelah penyerahan kedaulatan ini terbuka kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan Ilmu Penyakit Dalam dengan kekuatan sendiri. Suasana saat itu diliputi rasa nasionalisme yang tinggi dan rasa percaya diri bahwa putra-putri Indonesia akan mampu membangun bangsanya. Saat Prof. Aulia menjadi kepala bagian, ia berusaha memperlihatkan bahwa para dokter Indonesia, walaupun memiliki peralatan yang sederhana, dapat mengembangkan diri tanpa bergantung pada dokter Belanda. Masalah kesehatan yang dihadapi saat itu berbeda dengan saat ini. Penyakit yang banyak dijumpai antara lain malaria, beri-beri, tuberkulosis, frambusia, cacing tambang, variola, pes, abses, amuba, sirosis hati, payah jantung, dan sifilis. Jenis obat-obatan yang tersedia sangat sedikit. Laboratorium sebagai penunjang diagnosis dan alat kedokteran lain masih sederhana di antaranya fluoroskopi (CB Paru), elektrokardiografi, dan alat pengukur basal metabolism rate (BMR). Pada waktu itu laboratorium klinik masih berada di bawah naungan Bagian Ilmu Penyakit Dalam. Barulah pada tahun 1955 bagian tersebut berdiri sendiri di bawah pimpinan Dr. Ratwita Gandasubrata. Walaupun jumlah tenaga terbatas dan peralatan sederhana, dengan tekad yang kuat untuk membangun bangsa menghasilkan prestasi kerja yang cukup tinggi. Para anggota staf Bagian Ilmu Penyakit Dalam mengerahkan tenaga dan waktu untuk membangun bagian, baik dari segi pendidikan maupun pelayanan kesehatan. Bahkan beberapa penelitian di Bagian Ilmu Penyakit Dalam berhasil dipublikasikan di majalah internasional. Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo sebagai satu-satunya rumah sakit rujukan utama (top referal) milik pemerintah Indonesia, merupakan rumah sakit pendidikan (teaching hospital) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), baik untuk program pendidikan dokter umum (S-1), dokter spesialis (S-2), doktor (S-3) maupun subspesialisasi. Kerjasama dengan instansi lain seperti RS. Persahabatan, RS. Tangerang, dan RS. Kanker Dharmais dalam tujuan pendidikan dan pelayanan masyarakat juga dilakukan. Staf di instansi lain tersebut bertugas memberi pelayanan kesehatan pada masyarakat dan mendidik peserta program pendidikan dokter spesialis (PPDS) serta mahasiswa. Peserta program pendidikan dokter spesialis bertugas memberi pelayanan kesehatan, melaksanakan kurikulum PPDS dan membimbing mahasiswa. Mahasiswa dididik dan dilatih dalam hal pelayanan kesehatan oleh staf dan peserta PPDS. Struktur Organisasi Struktur organisasi Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ketua Departemen Koordinator Penelitian Koordinator Pelayanan Medik Koordinator Pendidikan S-2 Nama-nama Ketua Departemen Dulu - Sekarang 1949 - 1955 : Prof. Aulia Kegiatan Lain Tata Usaha
|
||
Copyright © 2009 |
||